Dari Islam Menuju Demokrasi
Oktober 2, 2007
A. Prolog
Pemerintahan merupakan posisi yang sangat urgen dalam sebuah negara. Potret pemerintahan ideal yang diharapkan setiap manusia adalah pemerintahan yang menjunjung tinggi asas maslahah bagi rakyatnya. Menjunjung tinggi kebebasan berpendapat, dan keadilan sosial. Dalam islam potret seperti ini sering diidentikan dengan pemerintahan dimana nabi Muhammad menjadi pemimpin uamt kala itu.
Baca entri selengkapnya »
Kiai, antara Moral dan Simbol
Oktober 2, 2007
|
Oleh Abdullah Yazid* Penunjukan Gus Yusuf Tak Sesuai AD/ARTMei 4, 2007Beberapa kiai struktural di lingkungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jateng mengimbau kepada pengurus DPP PKB untuk kembali menggunakan AD/ART partai setiap kali mengambil keputusan. Imbaun itu antara lain disampaikan Ketua Dewan Syura DPC PKB Sragen KH Haris, Kamis (3/5), menanggapi keputusan DPP yang menetapkan KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) sebagai Pejabat sementara (Pjs) Ketua DPW PKB Jateng. Kiai Haris menilai, penetapan Gus Yusuf sebagai Pjs sebagai ketua DPW dalam rapat pleno lalu tidak sesuai dengan AD/ART PKB. Karena itu dia mengajak agar semua pengurus PKB mau belajar dari pengalaman tersebut. ”Cukup proses penarikan Karding ke DPP saja yang tidak sesuai dengan AD/ART. Proses berikutnya hendaknya mengacu pada AD/ART PKB. Keputusan yang sesungguhnya tidak pas, jangan terus diulang-ulang,” kata dia. Penilaian serupa disampaikan Ketua Dewan Syura DPC PKB Boyolali KH Hamid. Menurut Kiai Hamid, penetapan Pjs mempunyai tujuan untuk mengisi lowongan jabatan pengurus. Penetapan Pjs itu dilakukan melalui rapat pleno dewan pengurus di mana lowongan jabatan itu terjadi. Pengurus Wilayah ”Seandainya yang lowong itu merupakan jabatan ketua DPW, berarti penetapan Pjs untuk menggantikannya harus melalui rapat pleno pengurus wilayah,” katanya. Dijelaskan, dalam Bab V AD/ART PKB khususnya Pasal 23 dijelaskan, jika terjadi lowongan personalia dewan pengurus partai yang dipilih secara langsung dalam forum permusyawaratan tertinggi partai, maka pengisian lowongan jabatan atau penggantinya juga hanya dapat dilakukan melalui forum permusyawaratan tertinggi luar biasa atau forum permusyawaratan tertinggi khusus sesuai tingkatannya. Ayat 3 pada Pasal 23, kata Kiai Hamid, sebelum ada keputusan pengisian lowongan jabatan, dewan pengurus partai dapat mengisi lowongan tersebut dengan menunjuk pejabat sementara (pjs) yang disahkan melalui surat keputusan Dewan Pengurus Partai pada tingkatan masing-masing melalui rapat pleno. ”Menawi mboten klintu, dalam AD/ART PKB demikian. Lebih pas lagi dalam AD/ART disebut pengisian lowongan antarwaktu personalia dewan pengurus partai,” ujarnya. Singkatnya, kata Ketua DPC PKB Purbalingga H Sudarno, kalau Abdul Kadir Karding diberhentikan sebagai ketua DPW sehingga terjadi kekosongan jabatan ketua DPW, kekosongan itu harus diisi melalui Muswillub. ”Karena Kadir dipilih lewat forum Muswillub, sebelum dipilih harus ditunjuk Pjs maka sesuai AD/ART mestinya penunjukan dan penetapan Pjs melalui rapat pleno DPW. Jadi bukan ditunjuk atau ditetapkan oleh rapat pleno DPP. Saya kira ini yang tidak pas. (suara merdeka, Jum’at, 4 Mei 2007) NU Tidak Bekerja untuk ASMaret 23, 2007JAKARTA - Rencana Indonesia mengundang para pemimpin Islam dunia untuk merumuskan penyelesaian masalah Timur Tengah menjadi pertanyaan bagi Amerika Serikat. Kuasa Usaha Kedutaan Besar AS John A. Heffen menemui Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) KH Hasyim Muzadi untuk menanyakan posisi ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut. “Saya katakan, NU tidak bekerja untuk Iran, Amerika, Arab Saudi, Iraq, atau yang lain. NU bekerja untuk perdamaian, kemanusiaan, serta keadilan,” ujar Hasyim setelah pertemuan tertutup dengan John di Kantor PB NU, Kramat, Jakarta Pusat, kemarin. Setelah pertemuan sekitar sejam itu, John langsung meninggalkan tempat dan tidak memberikan keterangan kepada pers. Pertemuan akbar antara para pemimpin Islam rencananya dilaksanakan pada 3-4 April 2007. Tamu yang diundang sebanyak 21 orang. Bukan hanya para pemimpin formal, petinggi-petinggi Islam nonformal pun akan diundang. “Yang diundang memang terbatas, hanya yang bersangkut paut dengan masalah Iran, Iraq, Palestina, dan Lebanon Utara. Ulama Timur Tengah sampai para pemimpin lapangan yang sering ikut berperang,” jelasnya. Hasyim juga membantah bahwa sikap politik NU mulai berubah karena sering mengeluarkan pernyataan mendukung perang melawan teroris. Bahkan, beberapa kali Hasyim menyatakan mendukung AS dalam memerangi terorisme. “Kami tidak bergeser ke kanan, tapi hanya kembali ke tengah. Sebab, mungkin kami terlalu lama berada di kiri,” ujarnya. Namun, dia mengingatkan bahwa NU sama sekali tidak berpretensi menyelesaikan konflik Timur Tengah. Alasannya, masalah tersebut sudah sangat kompleks. Konflik Timur Tengah telah bercampur dengan faktor budaya, sekte, sentimen balas dendam, sejarah, hingga intervensi asing. “NU memilih lebih baik bertindak daripada tidak sama sekali,” tegasnya. (Jawa Pos, Jum’at, 23 Maret 2007) Meraih Kemenangan Pemilu 2009Februari 15, 20071.) Sebagai pemenang lima besar pemilu 2004, PKB berusaha dengan keras untuk bisa meningkatkan perolehan suara di 2009. tekad besar itulah yang didengungkan oleh duet kepemimpinan Gus Dur dan Muhaimin Iskandar. beberapa program besar /road map yang dicanangkan oleh DPP PKB Menuju pemenangan Pemilu di 2009 diantaranya adalah:
LIGA INDONESIAFebruari 15, 2007
PKB, Tamatkah Riwayatmu?Februari 15, 2007
Oleh : A. Maulana al-Brebesy* Perbedaan NU dan Muhammadiyah tentang HilalFebruari 15, 2007Dalam sebuah sidang Isbat, seorang wakil dari Muhammadiyah menyatakan bahwa untuk menentukan lebaran tidak perlu melakukan rukyah, karena perhitungan hisab yang akurat sudah bisa memastikan hilal akan muncul dan lebaran tiba. Gus Dur; di Balik Gagasan Mengedepankan Kiai KampungFebruari 15, 2007
Terbukti Ugal-ugalan, Sopir DipecatFebruari 15, 2007Penertiban Bus di Grobogan GROBOGAN - Sopir maut ! Begitu sebutan orang Purwodadi dan sekitarnya kepada pengemudi bus jurusan baik dari maupun ke Purwodadi. Alasannya, karena dalam mengemudikan kendaraannya tergolong ekstra cepat dan terkadang tak mempedulikan kondisi maupun pengguna jalan. |