Terbukti Ugal-ugalan, Sopir Dipecat

Penertiban Bus di Grobogan

GROBOGAN – Sopir maut ! Begitu sebutan orang Purwodadi dan sekitarnya kepada pengemudi bus jurusan baik dari maupun ke Purwodadi. Alasannya, karena dalam mengemudikan kendaraannya tergolong ekstra cepat dan terkadang tak mempedulikan kondisi maupun pengguna jalan.

 

Kondisi itulah yang sering banyak dikeluhkan masyarakat kepada Polres Grobogan. Tak jarang dalam rubrik Piye Ya Suara Merdeka, keluhan-keluhan itu kerap terlontarkan melalui SMS. Bahkan dalam SMS itu ada pernyataan kekesalan warga kepada Satlantas, karena tidak bisa menindak sopir maut itu.

Untuk itulah Polres Grobogan dalam upayanya menciptakan ketertiban berlalu lintas, Rabu (14/2) mengundang pemilik perusahaan otobus (PO) agar bisa menyadarkan sopir-sopirnya untuk tidak ugal-ugalan di jalan raya.

”Pada pertemuan ini harus ada kesepakatan dari pihak PO untuk bisa memperingatkan pengemudinya agar tidak seenaknya saat mengemudikan bus,” kata Wakil Kepala Polres Kompol Nurmin Hadi saat membuka pertemuan itu.

Menurut dia, jangan sampai kesabaran warga ternodai oleh ulah oknum sopir bus. ”Kalau nantinya warga sudah marah, semuanya bisa repot,” lanjut dia.

Kasatlantas, AKP Yayat Syarif H mengatakan, kecelakaan lalu lintas di wilayah Grobogan pada Januari 2007 ada 47 kasus, baik berat, sedang maupun ringan. Sedang sampai kemarin, kejadian kecelakaan ada 11 kasus.

”Ada beberapa kasus yang disebabkan oleh bus. Yang menjadi korban adalah sepeda motor,” kata dia.

Kebut-kebutan

Yayat meminta dengan kondisi jalan yang bergelombang dan sempit, sopir bus menghormati pengguna jalan lainnya. Terkadang dengan jalan yang sempit, bus dengan berjajar lalu kebut-kebutan, akibatnya memenuhi badan jalan.

Ketua Organda Nasikin mendukung langkah Satlantas untuk menertibkan sopir bus baik jurusan luar kota maupun dalam kota. Berhubung, pertemuan kali ini dengan perwakilan pengusaha masih dirasa kurang mengena.

Sedangkan beberapa perwakilan PO, nantinya akan turut menertibkannya. Bahkan ada ancaman dari PO, bila terbukti kebut-kebutan di jalan raya, sopir akan dipecat. (dky-16) / Diambil dari Suara Merdeka, Kamis 15/12/2007

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: